online stats Bendera setengah tiang: Bantu Redakan Ketegangan Nuklir, RI akan Kirim Utusan Khusus ke Korut

Tuesday, June 2, 2009

Bantu Redakan Ketegangan Nuklir, RI akan Kirim Utusan Khusus ke Korut

Kondisi ketegangan kembali terjadi di semenanjung Korea setelah Korea Utara (Korut) melakukan uji coba nuklir jarak jauh. Negara tetangga Korut, Korea Selatan (Korsel) dan sekutunya Amerika Serikat (AS) meradang.

Untuk membantu meredakan kawasan tersebut, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan mengirimkan utusan khusus ke Korut jika diperlukan.

"Khusus untuk Korut, kita punya utusan khusus Pak Nana Sutrisna, beliau juga pernah saya utus ke Korsel. Kita akan lihat perkembangan, tapi juga realistis, sebab China lah yang paling didengar Korut," ujar SBY.

Hal tersebut dia sampaikan saat jumpa pers sesaat sebelum meninggalkan Korsel di Hotel Shilla, Pulau Jeju, Korsel, Selasa (2/6/2009).

SBY merasa prihatin dengan krisis yang terjadi di semenanjung Korea. Dia pun meminta agar perundingan six party kembali dilakukan. "Sehingga tidak ada lagi ancaman di negara-negara kawasan," imbuhnya.

Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa (DK PBB) saat ini juga sedang memproses Resolusi PBB kepada Korut atas tindakannya yang dianggap membahayakan negara lain. SBY percaya, resolusi tersebut sebagai langkah
tepat agar stabilitas di semenanjung Korea tercapai.

ASEAN tak tawarkan jalan keluar lain? "ASEAN tak tawarkan format baru karena sudah ada six party talk. Mereka yang lebih berwenang," pungkas SBY.

(anw/nwk)

No comments:

Post a Comment